I'm Another You - Sebuah Filsafat Manusia (4)

Oleh  Clara Tobing / @lalatobing



(Sebelumnya di bagian 1, bagian 2 dan bagian 3)

KONKLUSI

Pemahaman terhadap ruang gerak individualitas ini terkait dengan tercipatanya keadilan dalam relasi sosial antar manusia. Makna keadilan selalu terkait dengan orang lain. Sikap adil atau tidak menyangkaut perlakuan kita terhadap orang lain. Keterarahan terhadap orang lain ini merupakan hakikat dari keadilan. Sikap adil terkait dengan pengakuan terhadap nilai-nilai mendasar yang melekat didalam diri seseorang seperti keunikan, pikiran, aspirasi serta segala kemampuan dan kelebihan yang dimilikinya. Selain itu sikap adil juga terkait dengan penghindaran diri dari kesewenang-wenangan. Orang yang adil adalah dia yang tidak bertindak sewenang-wenang. Disamping itu ada pengakuan terhadap kesederajatan individu.11

Manusia yang menghayati kemanusiaan adalah manusia yang mengerti bahwa orang lain adalah manusia, yang mempunyai nilai-nilai dasar dan eksistensi seperti dirinya sendiri. Penghormatan etrhadap orang lain, berarti juga penghormatan terhadap dirinya sendiri, dan lebih jauh, adalah penghormatan bagi kemanusiaan.

Demikianlah, penghayatan terhadap nilai-nilai kodrati manusia merupakan landasan penghormatan terhadap orang lain. Dengan adanya penghormatan terhadap orang lain, relasi sosial yang terjalin akan baik adanya, dan niscaya, akan menciptakan sistem keadilan. Individu dengan penghayatan inilah yang seharusnya mampu menciptakan suatu masyarakat yang dapat saling menghormati satu sama lainnya.

______________

1 Kasdin Sihotang, Filsafat Manusia; Upaya Membangkitkan Humanisme, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 2009, hal 23

2 Ibid, hal 23-24

3 Ibid, hal 74-76

4 Ibid, hal 82-83

5 Adelbert Snijders, Antropologi Filsafat:Manusia Paradoks dan Seruan, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 2004, hal 86

6 Kasdin Sihotang, op cit, hal 33-34

7 Adelbert Snijders, op cit, hal 92

8 Kasdin Sihotang, op cit, hal 33-34

9 Adelbert Snijders, op cit, hal 92

10 Lihat Bab 2, Dasar Teori, Filsafat Manusia atau Humanisme, Konsep Manusia Universal

11 Kasdin sihotang, op cit, hal 118-119

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com